PARIS, NuansaInvestigasi.com — Zinedine Zidane memberikan pembelaan terbuka kepada Cristiano Ronaldo di tengah sorotan yang muncul setelah kapten Portugal itu meninggalkan pemusatan latihan tim nasional di Kopenhagen.
Pelatih Timnas Prancis tersebut menilai perjalanan Ronaldo di sepak bola dunia tidak semestinya dinilai buruk hanya karena persoalan yang terjadi dalam jeda internasional kali ini.
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan UEFA Nations League melawan Belgia, Zidane menegaskan bahwa pencapaian Ronaldo sepanjang karier justru layak mendapatkan penghargaan.
Menurut Zidane, apa yang telah dicapai Ronaldo merupakan sesuatu yang luar biasa, terlebih setelah keduanya pernah bekerja bersama di Real Madrid.
“Dia layak mendapat apresiasi atas karier hebatnya. Apa yang telah dilakukannya sungguh luar biasa,” kata Zidane, seperti diberitakan beIN SPORTS.
Ronaldo Tinggalkan Pemusatan Latihan Portugal
Sorotan terhadap Ronaldo muncul setelah pemain berusia 41 tahun tersebut meninggalkan kamp Portugal di Kopenhagen pada 30 September.
Keputusan itu terjadi setelah pelatih Portugal Jorge Jesus mengatakan Ronaldo tidak akan menjadi starter dalam pertandingan melawan Denmark. Ronaldo kemudian menyampaikan bahwa keputusannya meninggalkan pemusatan latihan diambil setelah berbicara dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, Pedro Proença.
Federasi Sepak Bola Portugal kemudian mengonfirmasi kepergian Ronaldo dari pemusatan latihan. Namun, federasi tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut dan menegaskan bahwa persiapan tim untuk pertandingan berikutnya tetap berjalan.
Ronaldo sendiri menyatakan akan menjelaskan alasan kepergiannya pada waktu yang dianggap tepat.
Karena itu, berbagai spekulasi mengenai kelanjutan karier internasionalnya bermunculan. Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Ronaldo yang menyatakan bahwa dirinya pensiun dari tim nasional Portugal.

Zidane Ingat Masa Keemasan Bersama Ronaldo
Zidane memiliki hubungan profesional yang cukup erat dengan Ronaldo.
Keduanya bekerja bersama di Real Madrid pada periode 2016 hingga 2018. Di bawah kepemimpinan Zidane, Real Madrid menjalani salah satu periode paling sukses dalam sejarah klub, termasuk menjuarai Liga Champions tiga musim berturut-turut.
Real Madrid mencatat Zidane membawa klub meraih tiga gelar Piala/Liga Champions sebagai pelatih. Klub tersebut juga memenangkan berbagai trofi lain dalam periode kepemimpinannya.
Ronaldo menjadi bagian penting dari kesuksesan tersebut. Ia bahkan mencetak dua gol ketika Real Madrid mengalahkan Juventus 4-1 pada final Liga Champions 2017.
Bagi Zidane, kontribusi Ronaldo bukan sekadar angka dalam statistik.
Ia mengaku beruntung pernah memiliki pemain seperti Ronaldo dalam timnya dan mengakui bahwa sang penyerang turut membantu Real Madrid mencapai berbagai keberhasilan.
“Saya beruntung pernah memilikinya. Dia membantu saya memenangkan banyak hal,” ujar Zidane.
Rekor Internasional Ronaldo Masih Menonjol
Terlepas dari persoalan yang terjadi dalam pemusatan latihan Portugal, catatan Ronaldo bersama tim nasional tetap sangat kuat.
UEFA mencatat Ronaldo telah mencetak 146 gol untuk Portugal, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional Eropa sekaligus dunia. Ia juga menjadi pemain dengan jumlah penampilan internasional yang sangat tinggi.
Pada UEFA Nations League 2026, Ronaldo sempat tampil satu kali sebelum kemudian tidak lagi masuk pertandingan dalam rangkaian laga internasional terbaru. Data skuad UEFA mencatatnya masih sebagai pemain Portugal dengan nomor punggung 7.
Dengan demikian, spekulasi mengenai masa depannya harus dibedakan dari fakta. Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi bahwa Ronaldo pensiun dari tim nasional Portugal.
Portugal Tetap Melaju Tanpa Ronaldo
Portugal juga menunjukkan bahwa absennya Ronaldo tidak menghentikan perjalanan mereka di Nations League.
Setelah menang 4-2 atas Denmark pada 1 Oktober, Portugal kembali mengalahkan Norwegia 2-1 pada 4 Oktober. Kemenangan tersebut memastikan Portugal lolos ke perempat final dan mempertahankan rekor sempurna di Grup A4.
Situasi tersebut membuat persoalan Ronaldo semakin menarik perhatian. Portugal mampu mendapatkan hasil positif tanpa kapten mereka, tetapi hal itu belum menjawab pertanyaan apakah Ronaldo akan kembali memperkuat negaranya pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
UEFA sendiri masih mencantumkan Ronaldo dalam daftar skuad Portugal untuk Nations League.
Zidane Fokus pada Prancis
Di tengah isu mengenai Ronaldo, Zidane harus mengalihkan perhatian kepada tugasnya bersama Prancis.
Pertandingan Prancis melawan Belgia dijadwalkan berlangsung di Stade de France, Saint-Denis, pada Senin, 5 Oktober 2026. UEFA mencatat laga tersebut sebagai bagian dari fase liga Nations League.
Zidane baru kembali ke lingkungan tim nasional Prancis sebagai pelatih setelah sebelumnya memiliki karier panjang sebagai pemain dan pelatih Real Madrid.
Karena itu, komentar mengenai Ronaldo muncul bukan dalam kapasitas Zidane sebagai mantan rekan setim, melainkan sebagai pelatih yang pernah bekerja langsung dengan sang megabintang selama periode penting dalam kariernya.

Belum Ada Kepastian Soal Masa Depan Ronaldo
Satu hal yang masih belum terjawab adalah apakah Ronaldo akan kembali memperkuat Portugal.
Kepergiannya dari pemusatan latihan memang memicu spekulasi, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa pemain tersebut telah mengakhiri karier internasionalnya.
Ronaldo sendiri belum mengumumkan keputusan pensiun. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Portugal tetap melanjutkan agenda tim nasional dan UEFA masih mencatatnya dalam skuad.
Karena itu, untuk sementara, persoalan tersebut lebih tepat dipandang sebagai ketidakpastian mengenai masa depan Ronaldo bersama Portugal, bukan sebagai pengumuman pensiun.
Bagi Zidane, terlepas dari apa yang akan terjadi selanjutnya, warisan Ronaldo dalam sepak bola sudah berbicara dengan sendirinya.
“Saya sangat menghormati dia,” menjadi garis besar sikap Zidane terhadap mantan anak asuhnya tersebut.
oleh eL








Tinggalkan Balasan